Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2018
Aku mau nulis, aku mau nulis terus. Meskipun pendek-pendek. Meskipun satu satunya yang peduli hanyalah aku.
sudah waktuku berhenti bicara, nampaknya.. segala kata tak lagi bermakna sekalipun jalan keluarnya adalah duduk bersama, katamu, kita dudukkan semua perkara sekarang aku tanya, buat apa? sudah berbulan-bulan lamanya, aku kira semuanya sudah sia sia hidup akan selalu melelahkan pula tak perlu jadi anomali, semua orang memang selalu pergi entah kedepannya akan menjadi seharusnya, katakanlah, semua orang sudah seharusnya pergi, tanpa diminta, tanpa tapi silakan, hidup ini pilihan sebelum lebih jauh lagi, sebelum adanya penyesalan pergi tanpa diminta, tidak ada salahnya, tetapi di mana benarnya? tunjukkan saja kalau bisa, aku akan terima sudah sampai penghujung waktuku, semoga tetap ingat satu hal, sekali pergi, jangan sekali kali mencari cara untuk kembali
Sekarang ngomong ke kamu udah kayak ngomong sendiri, Kamu udah males. Wajar, gapapa. Udah ga ada gambaran lagi kenapa, Aku bingung, Sekarang terserah kamu, Aku emang ga punya apa apa. Andai aku siapa siapa, ini ga akan terjadi dan aku bisa jamin. Jangan tanya argumennya apa, Liat aja, nanti bakal kebukti sendiri

Halo Hari Ini

Karena menyapa masa depan itu terlalu jauh, aku mulai saja dari menyapa hari ini . Tidak apa apa kamu pergi, Tidak apa apa kamu tak peduli, Semuanya terjadi hari ini, Meskipun akan berlanjut menuju hari ini yang selanjutnya, Tapi, hari ini, biar saja dia pergi, biar saja tak peduli, biar saja lupakan kita. ______ Ada masa nya, bukan seperti ini, bukan seperti masa sih? Ada masa nya, masa begini saja sedih? ya jelas sedih, tapi... tidak apa apa sedih hari ini, tidak apa apa mewajari yang tak wajar, Asalkan terjadi hari ini, Masih ada yang belum diketahui, Karena ada masa nya... masa kamu balik lagi? _______ Tapi aku udah gak sudi. aku gak sudi kamu balik lagi. kamu liat hari ini? kamu liat aku hari ini? kamu pergi, mana bisa liat. masih ada hari ini, tapi kamu pergi, ...jangan sampe balik lagi

Gunung Gede, November 2018 #ceritamapalague

Tanggal 2-4 November lalu, dua belas kelompok kecil yang dibimbing mentor dan anggota Mapala UI lainnya berangkat ke Gunung Gede buat ikut perjalanan 1 BKP Mapala UI 2018. Aku, Rifqi, Yudi, sama Revva tergabung di kelompok 7. Kami berempat menyusun manajemen perjalanan sebelum berangkat kesana, mulai dari persiapan logistik, konsumsi, perencanaan air dan medis, dokumentasi, denah camp, sampai budgeting keuangan. Perjalanan ini kurang lebih jadi 'praktek lapangan' dari pematerian yang udah kami ikuti beberapa minggu sebelumnya. (kiri-kanan: Revva, Rifqi, Yudi)  Foto ini aku ambil di Surya Kencana sebelum mau trekking turun alias pulang. Keliatan banget kan dari ekspresi mereka bertiga segimana serunya perjalanan 1 ini? Hahahaha. Banyak pengalaman seru, sekaligus baru, juga pelajaran-pelajaran yang bisa aku dapetin setelah pulang dari perjalanan ini. Tapi, satu hal penting yang aku pelajari dari perjalanan kali ini adalah gimana caranya kita bisa merencanakan perjalanan ...