Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2015

Jakarta

Ingat janji tuk kembali Saat rasa hampir mati Kenangan naik metromini Tiga ribu dari cikini Ke mana harus pergi Ke mana harus kembali Jangan sampai tertukar lagi Tapi puisi berbunyi begini... Bila nanti aku pergi, Aku pasti kembali Bila bertemu si mati Ku kan kembali, nanti...

Senja Jing.ga

Halo senja Kamu selalu jingga ya? Setiap nonton bola, Dukungnya persija... Senja, Sebentar aja bikin ketawa Apalagi lama Bisa bisa malam terlupa Yaa realistis aja, Siklus berputar kayak roda. Ga ada senja yang setia... Atau mungkin, kamu mau coba? Bandung, 29 desember 2015 waktu hampir magrib di rumah nenek.

Nina boboku.

Duh kusut... Bahagia terenggut, Liat kamu cemberut Kayak makan rujak serut, Bikin sakit perut. Tapi angin... Rasanya dingin. Aku gak yakin, Kayak ada yang ngalangin. Mau ya, aku sembuhin? Iyaa, pake sulap. Bukan sihir gelap, Tapi doa yang selalu mantap. Udah siap? Simsalabim... kamu terlelap. Selamat tidur.