untuk hidup yang lebih realistis aku kepaksa lupain kamu.
makanan bisa basi, tulisan bisa jadi abadi
surat itu jadi lelucon saja, biar
filsuf kontemporer masa depan nanti mikir,
ini lelucon macam apa?
lalu kita diskusikan bersama-sama di lapangan merah itu yang sebenarnya hanya alasan saja biar bertemu
diatas sendal eiger ausku
bersama honda scoopy merahmu
meski sudah tak gondrong lagi
Jagakarsa, 22 Desember 2017
sambil nunggu jemuran kering